Banyak Motor Pakai Pendingin Cairan, Inilah Tips Cara Ganti Air Radiator Yamaha Nmax

otomekanik.ID – Saat ini banyak motor pakai pendingin cairan banyak beredar di jalanan. Terus, gimana cara merawatnya ya? Kali ini otomekanik.id bakal kasih elo tips ganti air radiator Yamaha Nmax.

Air radiator atau coolant sendiri punya peran penting bagi motor ataupun mobil yang menggunakan sistem pendinginan lewat cairan.

Sementara radiator punya fungsi mengisap panas lebih dari mesin lewat cairan coolant yang mengaliri water jacket yang ada di bagian kepala silinder dan juga silinder.

Suhu panas itu kemudian didorong menuju radiator melewati pipa kecil yang memiliki cairan coolant di dalamnya.

(BACA JUGA: Usia Sudah Setahun, Inilah Checklist Perawatan Sistem Injeksi Yamaha Nmax)

Dari sanalah suhu mesin dinormalkan kembali. Bila sudah, cairan coolant yang sudah dingin tersebut akan masuk lagi ke bagian mesin.

Nah, sudah kebayang kan cara kerja air radiator?

Mengingat begitu vital perannya, maka pengecekan air radiator secara rutin sudah semestinya dilakukan. Soalnya kalau sampai kekurangan, pasti radiator tidak bisa bekerja maksimal.

Berikut cara ganti air radiator pada Yamaha Nmax:

1. Lepas semua baut bodi cover Yamah Nmax pakai kunci T8. Kemudian bukalah tutup radiator dan baut penutup lubang baut air radiator di bagian bawah dengan menggunakan obeng plus (+), dan putar berlawanan arah jarum jam.

(BACA JUGA: Hadiri Jambore Nasional, Ribuan Rider Yamaha Kumpul di Gunung Bromo)

2. Wadahi kucuran air radiator yang terbuang. Untuk cairan coolant di tabung reservoir nggak ikut terbuang karena tabung reservoir sendiri tempatnya berbeda, yaitu di bawah radiator.

3. Untuk membuang coolant dalam tabung reservoir, lepaskan dulu selang di bawah tabung dengan cara membuka cover di bawah pijakan kaki penumpang. Buka penjepit yang ada dengan obeng plus (+).

4. Tusuk di bagian tengah clipper dan tarik bagian tersebut hingga lepas. Sampai di sini, tabung reservoir sudah terlihat dan selang bisa dilepas dengan membuka penjepit kawat memakai tang.

5. Jika coolant di tabung reservoir sudah habis terbuang, baut pada lubang buang sudah bisa dipasang lagi. Begitu juga dengan selang tabung reservoir yang tadi dilepas, bisa dipasang dan dikencangkan kembali.

(BACA JUGA: Pake Ban Tubeless, Pahami Cara Tambal Ban Motor, Nggak 100 Persen Anti Bocor Bro)

6. Isi air radiator, sesuai dengan indikator levelnya.

7. Pasang kembali cover tabung reservoir, karet pijakan alas kaki, dan karet penutup seperti awal.

8. Hidupkan motor selama beberapa menit, sebelum menutup tutup radiator sambil melihat batas ketinggian dari coolant di bibir radiator. Jika meluap, artinya radiator sudah bekerja normal, dan tutup radiator bisa dipasang.

9. Pastikan tutup radiator terkunci rapat, dan setelah itu seluruh komponen bodi yang terlepas bisa dipasang kembali. Selesai.

(BACA JUGA: Keren, Versi Produksi Massal Yamaha T7 Concept Meluncur September 2017)

Nggak rumit kan bro?

Penulis: Dio Dananjaya

Foto: nmaxriders.wordpess.com

Sumber: nmaxriders.wordpess.com

Facebook Comments
share it...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on Tumblr