Toyota Avanza Bawa Tujuh Penumpang Tabrakan Dengan Bus, Inilah Tips Berkendara Dengan Muatan Penuh

otomekanik.ID – Belum lama, ada kejadian Toyota Avanza tabrakan dengan bus di Kebumen. Infonya, Avanza bawa 7 penumpang plus barang, atau dengan muatan penuh. Nah, inilah tips berkendara dengan mobil muatan penuh.

Berkendara dengan banyak penumpang jadi hal yang lumrah saat mengemudikan mobil. Tapi elo tahu nggak bro, mobil dengan muatan penuh butuh perlakuan khusus saat dikemudikan?

Ketika bawa banyak penumpang, mobil biasanya jadi lebih berat di belakang. Menurut Marcell Kurniawan, Training Director dari The Real Driving Center (RDC), hal tersebut malah ada keuntungannya untuk berkendara soalnya mobil cenderung jadi tidak agresif.

(BACA JUGA: Toyota Avanza Tabrakan Dengan Bus di Kebumen, Inilah Tips Cara Menyalip Mobil Dengan Benar)

Dengan tambahan beban, mobil akan lebih menapak sempurna pada permukaan jalan.

“Biasanya mobil yang hanya ditumpangi dua orang di depan, akan lebih mudah fish tail (limbung) karena kurangnya downforce di belakang,” ungkapnya.

Artinya, mobil dengan muatan yang sesuai dengan kapasitas angkut masih aman untuk dikemudikan. “Kalau beban seimbang, malah lebih stabil,” kata Marcell.

(BACA JUGA: Toyota Avanza Tabrakan Dengan Bus di Kebumen Terjadi di Malam Hari, Perhatikan Hal Berikut Ini)

Lain halnya ketika membawa penumpang lebih dari kapasitas maksimal, kestabilannya bisa berubah bro.

“Kalau pas lurus mungkin nggak terasa, tapi saat belok atau menikung bisa terjadi gaya sentrifugal,” sebut Marcell.

Nah ini akan terasa saat mobil membawa muatan banyak, terutama buat mobil tinggi seperti MPV. Sebab semakin berat beban maka makin besar juga gaya sentrifugalnya bro.

(BACA JUGA: Inilah Tips Ganti Air Wiper, Bolehkah Pakai Shampo?)

Untuk mengurangi efek ini, sebaiknya hindari bawa penumpang lebih dari kapasitasnya.

Kalau misalnya terpaksa banget, ya pelan-pelan aja bro biar mobil nggak gampang limbung. Jangan lakukan manuver agresif yang mengakibatkan elo kehilangan kendali pada kestabilan mobil.

Jangan lupa juga, mobil muatan penuh pasti butuh tenaga lebih saat akselerasi. Jangan paksakan diri menyalip jika kondisi jalan nggak benar-benar aman atau elo ragu.

(BACA JUGA: Banyak Kasus Mobil Terbakar di Jalan, Cermati Faktor Penyebab Mobil Bisa Terbakar Sendiri)

Mobil juga butuh jarak pengereman yang lebih jauh. PR elo makin panjang kalo sistem safety mobil masih kurang mumpuni. Seperti minus rem ABS.

Oh iya, terus pastikan juga ban dalam kondisi yang baik. Maksudnya nggak kurang atau kelebihan tekanan udara, maupun nggak botak. Soalnya ban jadi satu-satunya tumpuan dari tunggangan beserta seluruh isinya.

Penulis: Dio Dananjaya

Foto: trinituner.com (ilustrasi)

Facebook Comments
share it...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on Tumblr