Inilah Pasal Dalam Undang-undang Yang Larang Mobil Sipil Pakai Sirene dan Lampu Rotator Bro

otomekanik.ID – Jangan sembarangan bro. Inilah pasal dalam Undang-undang yang larang mobil sipil pakai sirene dan lampu rotator. Mari kta patuhi bersama bro

Saat ini polisi sedang aktif merazia mobil yang menggunakan sirene dan lampu rotator. Bukan apa-apa, karena banyak pemakai mobil menggunakan alat tersebut secara serampangan dan ugal-ugalan di jalan.

Padahal, ada pasal dalam Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan No. 22 Tahun 2009 yang mengatur mengenai penggunaan sirene dan lampu rotator.

Nggak sembarang orang boleh pakai bro. Apalagi sipil dan cuma buat gaya atau minta dibukakan jalan.

Lantas, pasal berapa dari UU tersebut yang mengatur mengenai sirene dan lampu rotator? Berikut petikan status Facebook Divisi Humas Polri yang diposting kemarin (13/10/17).

Jangan Sembarangan Pasang Sirene dan Lampu Rotator Karena Ada Undang – Undang Yang Mengaturnya Loh..

Adalah hak bagi pemilik untuk memodifikasi kendaraannya sesuka hati. Tapi, jangan sampai aksesori yang sedianya ingin meningkatkan daya tarik justru melanggar aturan.

Padahal penggunaan aksesori berupa lampu Rotator dan Lampu Sirene ini tidaklah sembarang dan harus berdasarkan aturan yang berlaku. Untuk Kepentingan tertentu kendaraan bermotor dapat dilengkapi dengan rotator atau sirene.

Perlu Mitra Humas Ketahui, Pemasangan sirene, lampu stobo dan rotator pada kendaraan diatur sesuai dengan peraturan Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Adapun berdasarkan UU No. 22 Tahun 2009 pasal 59 ayat (5) Pengguna lampu isyarat dan sirene sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2):

1. Lampu isyarat warna biru dan sirene digunakan untuk mobil petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia;

2. Lampu isyarat warna merah dan sirene digunakan untuk mobil tahanan, pengawalan Tentara Nasional Indonesia, pemadam kebakaran, ambulans, palang merah, dan jenazah; dan

3. Lampu isyarat warna kuning tanpa sirene digunakan untuk mobil patroli jalan tol, pengawasan sarana dan Prasarana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, perawatan dan pembersihan fasilitas umum, menderek Kendaraan, dan angkutan barang khusus.

Nah, untuk Anda yang sudah terlanjur memasang perangkat ini hanya untuk tampil gaya dan tidak mempunyai kepentingan, lebih baik segera melepasnya. Tertib berlalu lintas adalah hal yang paling utama.

#EdukasiPolri #HimbauanPolri #HumasPolriObyektif

(BACA JUGA: Inilah 3 Tips Panduan Cara Pilih Ukuran Pelek Mobil Aftermarket, Biar Tetap Aman dan Nyaman Bro)

(BACA JUGA: Pusing Antara Pilih Beli Mobil Dengan Mesin Diesel atau Bensin? Ini Kisi-kisi Jawabannya Bro)

(BACA JUGA: Inilah Video Cara Isi Ulang Atau Top-up Kartu E-Money Bank Mandiri Pakai Smartphone Android)

Penulis: Susanto Ari P

Foto: commons.wikimedia.org

Sumber: Facebook Divisi Humas Polri

Facebook Comments
share it...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on Tumblr