Inilah Hasil Test Drive Singkat Mazda5, Handling-nya Ternyata Masih Oke dan Cukup Nyaman di Jalan

otomekanik.ID – Inilah hasil test drive singkat MPV Mazda5. Mengusung DNA Mazda, handling-nya ternyata masih oke bro. Dan ternyata, ia juga masih cukup nyaman di jalan. Simak terus ceritanya di sini.

Kejutan terjadi saat menghadiri Mazda Power Drive di bilangan Kuningan, Jakarta (21/10/17). Ternyata PT Eurocars Motor Indonesia kembali menghadirkan Mazda5 yang telah lama di-discontinue.

Secara penampilan, Mazda5 belum mengalami perubahan yang signifikan lantaran masih mengadopsi desain Nagare alias belum Kodo Design. Dimesinya 4.585 x 1.750 x 1.615 mm dengan wheelbase 2.751 mm.

Tapi untuk dapur pacu, Mazda telah menyematkan teknologi SKYACTIV. Dengan kapasitas 1.997 cc 4-silinder mampu menghasilkan tenaga sebesar 151 dk di 6.000 rpm dan torsi 190 Nm di 4.100 rpm.

Teknologi direct injection pun memungkinkan untuk Mazda5 mengkonsumsi bensin dengan RON90 atau setara dengan Pertalite.

Tapi lantaran masih mengadopsi sasis lama, membuat teknologi SKYACTIV belum sepenuhnya bisa disematkan. Desain exhaust manifold dengan kontruksi 4-2-1 nggak bisa diadopsi lantaran ruang mesin terbatas.

Alhasil, rasio kompresi pun perlu diturunkan menjadi 12:1 pada Mazda5 ini seperti yang diterapkan pada Biante. Berbeda dengan produk lainnya, yang bisa mengadopsi rasio kompresi hingga 13:1, bahkan di Jepang bisa mencapai 14:1.

Pilihan ini sangat logis mengingat tanpa desain Kodo dan sasis SKYACTIV, otomatis membuat proses pelepasan panasnya nggak sempurna. Kontruksi exhaust manifold 4-1 membuat proses pelepasan panas kurang optimal.

Tapi untuk transmisi, teknologi SKYACTIV telah diterapkan dengan otomatis 6-speed.

Engineer Mazda tetap mempertahankan torque converter agar akselerasi tetap halus, namun lock untuk mempercepat tenaga mesin tersalur optimal ke roda dibuat lebih cepat beroperasi dari transmisi otomatis konvensional.

Saatnya otomekanik.ID mencoba Mazda5 nih bro.

Mazda dikenal sebagai produk dengan pengendalian menggiurkan. Hal ini otomekanik.ID buktikan saat melakukan test drive.

Respons akselerasi cukup cepat dengan minim G-force yang dihasilkan. Sejenak, kami lupa bahwa ini sebuah MPV keluarga dan bukan mobil sedan.

Asyiknya, sasis dan suspensi bekerja optimal khas Mazda saat bermanuver cepat. Easy handling meski ban mulai kehilangan grip. Tapi buat ukuran MPV jelas sudah oke banget bro.

Melewati jalan bergelombang dan jalan konblok, redaman suspensi tetap lembut. Cukup nyaman untuk ukuran mobil keluarga. Nah, asyik kan bro? Handling mumpuni tapi masih nyaman di jalan.

Fleksibilitas bangku pun ciamik bro. Bangku baris kedua memiliki ruang penyimpanan dan bagian tengah tersedia blower AC agar ruang tetap dingin hingga baris ketiga.

Namun lain halnya saat duduk di bangku baris ketiga, ruang kaki sangat terbatas. Bisa dibilang ini sudah jadi cirikhas MPV modern yang sedikit mengorbankan akomodasi bangku baris ketiga.

Kebutuhan terhadap fitur entertainment di mobil keluarga membuat Mazda menyematkan headunit monitor. Headunit ini memiliki fitur android selain untuk memutar keping CD/DVD dan terdapat slot SD Card.

(BACA JUGA: Punya Harga Rp 376,8 Juta, Mazda5 Siap Jadi Musuh Besar Toyota Kijang Innova)

(BACA JUGA: Inilah 8 Hal Teknis Seputar Mobil Yang Wanita Harus Tahu, Biar Nggak Ribed Bro)

(BACA JUGA: Kulik Mesin Wuling Confero S, Benar Nggak Ia Pakai Mesin Chevrolet Spin?)

Penulis: Dhany Ekasaputra

Foto: Dhany Ekasaputra

 

 

 

Facebook Comments
share it...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on Tumblr