Banyak Orang Ganti Sokbreker Aftermarket Yang Mahal dan Merepotkan, Ternyata Ini Alasannya

otomekanik.ID – Saat ini banyak orang ganti sokbreker dengan produk aftermarket yang dilengkapi banyak pengaturan. Lumayan mahal harganya dan merepotkan kalo nggak paham caranya.

Tapi kenapa tetap dibeli? Ternyata ini alasannya bro.

Nggak sedikit pemilik kendaraan, terutama motor, ganti sokbrekernya dengan produk aftermarket. Apalagi jika ada pilihan sokbreker dengan pengaturan compression dan rebound berharga terjangkau.

Faktor penampilan menjadi alasan paling banyak lho bro! Memang nggak bisa dipungkiri, kalo tampilan ‘racing’ begitu disukai banyak orang.

Jadi sangat wajar kalo pilihan sokbreker dengan pengaturan compression dan rebound kian membuat penampilan motornya terlihat keren.

Precision driver atau rider menjadi alasan berikutnya. Kalo ini sih lebih kepada alasan teknis bro. Umumnya, orang-orang seperti ini mengerti tentang cara pengaturan yang benar, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhannya.

Selain itu, faktor efisiensi dan nggak pengen repot, juga menjadi alasan. Alias, motor atau mobil bisa dipakai lebih fleksibel untuk kebutuhan harian di dalam kota, turing, hingga balap. Jadi nggak perlu repot ganti sokbreker lagi.

Nah, alasan terakhir, lebih kepada rasa penasaran alias kepo. Jadi beberapa konsumen yang nggak mengerti teknis, ternyata juga pengen merasakan, bagaimana rasanya kalo sokbreker ada pengaturan compression dan rebound-nya.

Banyak yang belajar secara otodidak, tapi nggak sedikit juga yang menyerah, alias tetap nggak ngerti dengan fitur ini. Kalo ini sayang sih bro, secara harga sokbreker aftermarket tersebut nggak bisa dibilang murah.

Elo ada alasan lain bro?

(BACA JUGA: Inilah Panduan Cara Atur Preload di Sokbreker Motor Aftermarket, Jangan Asal Putar Per Bro!)

Penulis: Dhany Ekasaputra

Foto: fortnine.ca

Facebook Comments
share it...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on Tumblr